menyikapi susah,senang sahabat

Posted: Mei 4, 2010 in friendship, Uncategorized

Pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan hidup ini adalah tentang suka dan dukanya. Tanpa mereka (suka dan duka), kehidupan ini tidak akan berwarna, bahkan menjadi hampa saja. Indahnya warna warni pengalaman itu terasa, bukan yang pernah aku alami saja. Namun dari pengalaman orang lain, teman-teman dan sahabat, kiranya itu yang terbaik untuk menjadi pengalaman penting bagiku. Pengalaman bahagia dan sengsaranya dalam berteman. Hubungan persahabatan yang begitu dekat, hingga akhirnya menimbulkan masalah. Sebenarnya, bukan sebuah hubungan yang menjadi masalah, tapi kembali lagi kepada diri kita masing-masing dalam menyikapi masalah tersebut. Begitu pesanku pada sang sahabat, atas suka dan atau duka yang beliau rasakan.

***

Saat ada seorang sahabat lagi jatuh cinta, beliau begitu bahagia dalam menjalani hari-harinya. Tiada hari tanpa senyuman, tiada hari tanpa berbagi cerita tentang perasaannya saat itu. Aku yang mendengarkan, ikut berbahagia. Hari-hariku pun penuh bunga-bunga indah, dan aku sangat menikmatinya. Alhamdulillah….seakan aku yang sedang jatuh cinta saat itu. Upz…..! betapa indahnya🙂 Begitulah dalam berteman, suka-suka bersama, tiada hari tanpa bahagia, selalu ada waktu untuk berbagi rasa, bercerita bagaikan kepada keluarga sendiri. Semua terbuka saja, suka-suka kita.

Saat ada seorang sahabat yang sedang putus cinta, beliau begitu menderita dalam menjalani hari-harinya. Tiada hari tanpa mengucurkan airmata sendu, sedih, berduka, tiada hari tanpa berbagi cerita tentang perasaannya saat itu. Aku yang mendengarkan, ikut terharu. Empati bermunculan, bertebaran di permukaan bumi ini. Alhamdulillah, terima kasih duka…seakan aku yang sedang putus cinta saat itu.😦 Itulah indahnya berteman, duka bersama, selalu ada waktu untuk berbagi rasa.
Empati dan peduli dalam berteman, mengokohkan jalinan persahabatan kita.
Hingga saat ini, kita masih begitu, dan selamanya.

Namun, kadang suka dan duka itu datang beriringan. Seperti saat ini, ada seorang teman yang sedang jatuh cinta, dan ternyata dalam waktu yang bersamaan, teman yang lain sedang patah hati, berduka di tinggal pacarnya. Lalu aku jadi nya gimana? Haruskah hatiku terbagi pula? untuk berduka dan bahagia dalam waktu yang sama? Oh tidak. Aku tetaplah aku, yang bisa menjadi sahabat sejati. Saat sahabat berduka, aku empati. Saat sahabat bahagia, aku turut menikmati. Intinya, tiada yang merasa dirugikan. Suka duka bersama… dan kita bahagia. …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s